Ternak Ayam Hias Ringneck Pheasant

Ternak ayam hias ringneck pheasant memang yang paling mudah dibanding dengan jenis ayam pheasant lainnya. Sepertinya usaha budidaya ringneck pheasant memang cock untuk pemula yang ingin mencoba mengembangkan ayam hias dari jenis pheasant ini. Sebelumnya akan kami jelaskan mengenai ayam hias ringneck pheasant dan karakternya.

Mengenal ayam hias ringneck pheasant

Ring-Necked pheasant adalah ayam hutan asli Cina dari daerah pegunungan tibet. Disebut common pheasant atau pheasant biasa karena populasinya yang banyak dan mudah ditemui. Ayam hutan ini termasuk jenis phasianidae yang kebanyakan termasuk unggas tanah yang memiliki sayap pendek. Mereka tidak bisa terbang seperti burung meskipun masuk rumpun Aves.

Sebagian besar waktunya di habiskan di tanah untuk mencari makan yang berupa rumput muda, buah berry dan bijian, serangga, cacing atau larva hingga siput kecil. Mereka akan terbang meloncat di bantu sayap pendeknya hingga bisa mencapai 2-3 meter ke atas. Ring neck pheasant terkenal gesit karena itu di Eropa mereka dikembangkan untuk sport atau game bird. Di budidaya di penangkaran kemudian dilepaskan ke alam atau area berburu.

Ciri-ciri dan Varian ayam ringneck pheasant

Jantan memiliki warna mencolok, indah dan eksotis. Dengan bulu warna merah dari kepala, dada, hingga punggung.  Ekornya yang panjang berwarna coklat dengan garis-garis hitam. Mereka memiliki tompel merah di mukanya, dan sepasang jambul di kepalanya. Ciri khas mereka adalah adanya bulu putih yang melingkar di leher seperti cincin sehingga di sebut ring neck pheasant atau pegar kalung. Betina tidak berwarna, hanya coklat muda dengan garis garis hitam. Postur sedikit lebih kecil dari jantan dan tidak memiliki ekor yang panjang.

Varian ringneck pheaasant dibedakan menurut warna bulunya, beberapa jenis diantaranya :

  • Common pheasant atau ringneck merah biasa
  • Melanistic Mutan pheasant atau ringneck hijau
  • White pheasant atau ringneck putih (albino)
  • Blue pheasant atau ringneck abu-abu
  • Black pheasant atau ringneck hitam

Perkawinan silang antar jenis dapat mengakibatkan mutasi warna baru.

Makanan Ayam Ringneck di Penangkaran

Di penangkaran ayam pegar kalung diberi pakan pabrik atau voor. Tambahan viji-bijian, sayuran, buah dan serangga juga baik diberikan untuk tambahan nutrisi. Pakan pabrik umumnya disesuaikan dengan usia ayam hias. Terdapat beberapa seri pakan pabrik dari angka 1-4 yang biasanya diperuntukan untuk masing masing usia.

Mereka terkenal mudah dalam hal perawatan, tidak ribet dan tidak cengeng. Beberapa varian seperti ringneck hijau dipercaya lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan penyakit. Intinya pakan ayam ringneck harus disesuaikan dengan usia ayamnya.

Kandang ternak Ayam Ringneck Pheasant

Kandang yang diperlukan untuk memulai usaha ternak ayam hias ringneck pheasant adalah kandang alas tanah yang tertutup keseluruhan. Mengingat mereka bisa loncat tinggi kandang harus tertutup menggunakan jaring ayam atak kawat strimin. Ukuran minimal kandang adalah 1 x 1,5 meter dengan tinggi 2 meter. Berikan tenggeran supaya mereka bisa tidur di atas. Ayam hias yang tidur nangkring di atas dipercaya lebih aman dan lebih sehat.

Pastikan memberikan kandang ringneck pheasant yang aman dan nyaman. Aman dari segala hal termasuk predator dan penyakit. Tentukan lokasi kandang sebisa mungkin yang terkena sinar matahari apagi dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Usahakan agar kandang tidak lembab karena kandang yang terlalu lembab disukai penyakit atau virus yang biasa membuat ayam sakit.

Ayam hias ringneck pheasant termasuk unggas yang berpolygami. 1 jantan bisa dikawinkan dengan 3-5 betina. Tentu untuk menambah populasi anda harus memiliki kandang yang cukup luas.

Masa Kawin dan produksi ayam ringneck

Ayam hias ring neck pheasant betina mulai bertelur usia 8 bulan. Sedangkan jantan biasanya mulai kawin di usia 1 tahun. Ayam pegar kalung Betina lebih cepat dewasa dari pada pejantan. Ayam hias  ini tidak mengenal musim bertelur, karena itu peluang usaha ternak ayam hias ringneck pheasant cocok untuk pemula. Tidak seperti golden pheasant, lady pheasant, yellow pheasant dan jenis pheasant lainnya yang hanya bertelur 1 tahun sekali di musim penghujan.

Betina ayam ringneck pheasant dapat bertelur sebanyak 30 butir. Meskipum dapat mengerami sendiri namun jika dibiarkan 30 butir telur tersebut tidak akan menetas semua. Para peternak menggunak incubator atau mesin tetas untuk menetaskan telur ayam ringneck. Masa inkubasi hingga telur menetas adalah 24-25 hari. Setelah menetas aanakan ayam ringneck sudah mandiri, bisa makan sendiri tanpa harus diloloh.

Merawat anakan ringneck pheasant

Memberikan kandang yang hangat adalah hal wajib untuk merawat anakan ringneck. Peternak biasa membuat brooder atau kandang penghangat dengan ukuran kecil. Box penghangat bisa di buat dari papan atau triplek dengan ukuran menyesuaikan jumlah ayamnya. Penghangat biasanya menggunakan lampu atau heater secukupnya.

Suhu brooder atau penghangat di jaga 30-33 derajat celcius. Rata rata peternak hanya mengira-ngira menggunakan bohlam lampu pijar dengan watt yang disesuaikan besarnya box.

Makanan anakan ringneck pheasant biasanya adalah pakan pabrik seri 1. Seperti 511 atau BR1 atau 591. Tidak perlu makanan tambahan lainnya untuk ringneck anakan. Anakan ayam dapat di pindah ke kandang biasa pada usia 1 bulan.

Merawat ayam hias ringneck pheasant keseluruhan tidaklah sulit. Hanya memberikan kandang, pakan dan minuman yang ditambah dengan ekstra vitamin.

Demikian tadi sekilas mengenai ternak ayam hias ringneck pheasant yang akan kami lanjutkan di pembahasan berikutnya.

Share
error

Subscribe Untuk Update Artikel dan Tips2 Terbaru Yang Akan Dikirim Otomatis ke Alamat Email Anda.