Fakta Ayam Brahma

Ayam Brahma sering di sebut sebagai “Raja semua Unggas” karena ukurannya yang luar biasa. Banyak yang mengatakan ayam brahma berasal dari India. Nama “brahma” memang berasal dari India yaitu “Brahma Poetra”. Namun benarkah ayam ras ini berasal dari Negara India ? Apa keunggulan jenis ayam brahma ini dan kenapa sekarang justru masuk kategori ayam hias ? Baca selengkapnya mengenai fakta ayam brahma.

Fakta Sejarah Ayam Brahma

Ada kontroversi mengenai sejarah dan asal usul ayam ini. Awalnya pada tahun 1840 Amerika mendatangkan jenis unggas besar dengan kaki yang berbulu lebat dari Shanghai. Sehingga saat itu di kenal sebagai ayam shanghai. Faktanya bentuk kepala yang menonjol dan Jengger (comb) ayam jenis “pea” yang kemudian di ketahui ada kemiripan dengan unggas “Chittigong” dari India. Fakta bahwa ayam brahma berasal dari India. Hal ini juga sekaligus membedakan dengan ayam “cochin” yang benar-benar berasal dari Shanghai.

Pada tahun 1852 untuk pertama kali ayam “gray shanghai” ini di export ke Inggris sebagai hadiah. Kemudiandi Inggris dari jenis ini dikembangkan varietas “dark brahma” yang terkenal sampai sekarang. Dark brahma kemudian di export kembali ke Amerika dan dikembangkan di negara tersebut.

Jenis ayam brahma yang dikategorikan menurut warnanya pada awalnya hanya jenis Light dan Dark Brahma yang terdaftar di “British Poultry Standar” tahun 1865.

Jenis Ayam Brahma

Pada awalnya hanya ada 3 jenis ayam brahma yang di akui oleh “American Poultry Association” yaitu jenis Brahma Light dan Dark Brahma yang dipatenkan di tahun 1874. Menyusul jenis Brahma Buff yang didaftarkan di tahun 1924.

Dari 3 jenis ayam brahma tersebut dimungkinkan terjadi perkawinan silang, atupun dikawinkan dengan jenis ayam yang lain sehingga menghasilkan brahma jenis lain. Sampai saat ini banyak sekali jenis ayam brahma yang beredar di pasaran. Jenis yang terkenal antara lain :

  1. Brahma Light.
  2. Brahma Columbian.
  3. Dark Brahma
  4. Brahma Partridge
  5. Brahma Cinnamon
  6. Brahma Buff
  7. Brahma Black
  8. Blue Brahma
  9. Crele Brahma
  10. Barred Brahma

ayam brahma

Fakta Keunggulan Ayam Brahma

Di singgung di atas bahwa ayam brahma adalah “King of All Poultry” atau raja segala unggas. Hal tersebut dikarenakan ukuran, berat, kekuatan dan karakter ayam brahma yang berbeda dengan unggas lainnya. Berat ayam brahma yang pernah tercatat adalah  jantan  9 kg, dan betina 7 kg. Faktanya berat standar ayam brahma yang ditetapkan adalah 5,5 kg untuk jantan dan 4,5 kg untuk betina. Dulu ayam brahma digunakan sebagai ayam pedaging karena ukuran dan beratnya yang luar biasa. Ayam ini juga terkenal sebagai ayam petelur yang handal dan tak kenal musim. Di negara eropa dan amerika yang mengalami musim dingin ayam brahma tetap produktif.

Dari sederet fakta kelebihan ayam brahma tersebut menjadikan ayam brahma dijadikan “parrent stock” atau nenek moyang dari ayam pedaging dan ayam petelur yang sekarang banyak di budidaya. Di bursa ayam hias Indonesia, harga ayam hias brahma yang asli masih lumayan tinggi. Karena posisinya jelas masih sebagai ayam hias, bukan ayam pedaging ataupun ayam petelur.

Share

Subscribe Untuk Update Artikel dan Tips2 Terbaru Yang Akan Dikirim Otomatis ke Alamat Email Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *