3 Jenis Ayam Pheasant Idola

Ayam pheasant adalah salah satu jenis ayam hias yang masuk kategori unik dan cantik dilihat dari bulu, bentuk, dan perilakunya. Burung dari keluarga phasianidae yang berarti unggas tanah seperti ayam hutan, puyuh, merak, kuau dan lain sebagainya. Mereka rata-rata memiliki sayap pendek sehingga tidak bisa terbang seperti burung, namun bisa terbang meloncat dari pohon ke pohon. Sebagian besar waktunya dihabiskan di tanah untuk mencari makan dan bermain main. Mereka juga membuat sarangnya di tanah. Ayam pheasant termasuk omnivora yang memakan daun, biji, buah dan serangga. Ayamhias.info sedikit memberikan informasi mengenal 3 jenis ayam pheasant yang di sukai penghobi, masihkah tetap jadi idola di tahun ini ?

3 jenis ayam pheasant

Banyak sekali jenis ayam pheasant yang tersebar di dunia. Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis pheasent. Sempidan, Kuau kerdil, dan kuau raja adalah salah satu jenis ayam pheasant asli Indonesia. Sayangnya ayam pheasant asli Indonesia justru jarang dibudidayakan, beberapa kasus terkendala perijinan karena sudah masuk satwa dilindungi.

Berikut 3 Jenis ayam pheasant yang banyak diminati dan di budidaya oleh penghobi dan peternak ayam hias Indonesia  :

1. Golden Pheasant

jenis ayam pheasant golden

Golden pheasant masuk kategori ayam hias yang dinikmati keindahannya. Warna warni bulunya membuat ayam pheasant ini disukai para penghobi. Ayam pegar emas atau ayam dari surga ini mulai diviralkan oleh Ayam Hias Jogja salah satu penjual ayam hias . Mulai tahun 2012 ayam ini masuk dan mulai dikenal di kalangan pecinta unggas. Penggemarnya kebanyakan dari wanita yang terpikat oleh keindahan warna warni bulunya. Saat birahi, pejantan akan beraksi merayu betina seperti tampak pada gambar di atas.

Harga ayam golden yang masih relatif mahal menjadi peluang usaha para peternak ayam hias untuk membudidayakan ayam golden. Siklus Reproduksi ayam pegar emas yang hanya 1 tahun sekali membuat harganya tetap stabil. Di tambah lagi belum banyak peternak yang sukses menangkarkan golden pheasant.

Musim produksi ayam golden pheasant adalah di musim penghujan. Di bulan-bulan ini (Maret-April) anakan golden pheasant biasanya sudah siap jual. Harga anakan golden pheasant berkisar antara 5-7 juta rupiah tergantung usia. Masihkah ayam golden pheasant ini di buru kolektor dan menjadi salah satu jenis ayam pheasant Idola di tahun 2019 ?

2. Ring Neck Pheasant

jenis ayam hias ringneck pheasant

Ring neck pheasant adalah salah satu jenis pheasant yang sudah lama masuk di Indonesia. Ayam ringneck pheasant ini terkenal karena salah satu kelebihannya mendeteksi gempa. Di Amerika dan Eropa ayam ini dikembangkan dan dilepas liarkan sebagai “game bird”. Saat memasuki musim berburu maka para penghobi berburu harus membayar untuk lomba berburu ayam ini. Meski sudah lama di Indonesia harga ayam hias ringneck pheasant masih tergolong lumayan. Apalagi muncul varian warna baru yaitu ringneck hijau, ring neck abu-abu dan ringneck putih yang harganya masih mahal.

Bamsbreeder salah satu peternak ayam hias mulai mengembangkan jenis ini pada tahun 2013. Saat itu harganya masih berkisar 4-5 juta untuk sepasang indukan. Tidak sedikit orang yang sudah membuktikan kelebihan ringneck pheasant dalam mendeteksi gempa. Ayam ini akan berkokok berulang ulang (panik) sesaat sebelum gempa terjadi.

Meskipun sekarang sudah banyak sekali peternak yang berhasil mengembang biakan ayam hias ring neck pheasant, namun ayam ini masih banyak di cari para penghobi. Masihkah ringneck pheasant menjadi idola di tahun 2019 ?

3. Silver Pheasant

jenis ayam hias silver pheasant

Ayam pheasant jenis silver juga banyak dipelihara oleh para penghobi. Warna putih dengan motif bergaris hitam membuat ayam ini tampil eksotis. Seperti jenis pheasant lainnya pejantan akan terlihat lebih indah saat birahi merayu pasangannya. Hampir semua jenis pheasant memiliki tampilan indah untuk pejantannya, sedangkan betina rata-rata tidak berwarna.

Seperti jenis lain di atas silver pheasant mulai viral di tahun 2014. Harga silver pheasant indukan berkisar 10-12 juta perpasang. Sedangkan anakan sekitar 5-7 juta rupiah. Sifat produksi musiman seperti golden pheasent membuat harga ayam hias silver pheasant tetap stabil.

 

Peluang Usaha Budidaya Ayam Pheasant

Prospek budidaya ayam pheasant masih sangat bagus. Hampir semua jenis pheasant di Indonesia masih masuk kategori hias. Tentu saja harganya masih relatif mahal. Jenis yang sudah banyak berkembang seperti ringneck pheasent harganyapun masih di atas ayam kampung. Anakan ring neck pheasant biasa di jual mulai harga 100-200 ribu. Sedangkan dewasa mulai 1-2 juta. Ringneck sebagai patokan harga ayam pheasant karena populasinya yang sudah banyak di Indonesia. Apalagi untuk jenis lain yang belum banyak di Indonesia.

Belum banyaknya peternak ayam hias yang mengembangkan jenis lain seperti golden dan silver membuat harganya masih lumayan. Tidak seperti jenis ring neck yang produksinya setiap saat atau tidak mengenal musim, jenis lain sangat susah dikembangkan. Hal itu yang membuat harga ayam pheasant tetap stabil dan menjadi peluang usaha untuk para penangkar ayam hias.

Share

Subscribe Untuk Update Artikel dan Tips2 Terbaru Yang Akan Dikirim Otomatis ke Alamat Email Anda.